THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Thursday, July 26, 2007

PEREMPUAN


- PEREMPUAN -


Ketika Tuhan menciptakan Wanita, Dia lembur pada hari ke-6. Malaikat datang dan bertanya "Mengapa begitu lama Tuhan?" Tuhan menjawab, "sudahkah engkau lihat semua detail yang Aku buat untuk menciptakan mereka? Dua tangan ini harus bisa membersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian, yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan...dan semua dilakukannya dengan dua tangan ini."
Malaikat itu takjub...."hanya dengan 2 tangan?...tidak mungkin!!!!"
"Oh....tidak!! Aku akan menyelesaikan ciptaan hari ini, karena ini adalah ciptaan favoritKu, oh ya dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja selama 18 jam sehari."
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu. "Tapi Engkau membuatnya begitu lembut Tuhan?"
"Yah, Aku membuatnya begitu lembut, tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang Aku berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa."
"Dia bisa berfikir?"" tanya malaikat.
Tuhan menjawab "tak hanya berfikir, dia mampu bernegoisasi. Manusia akan menyebutnya PEREMPUAN, dia akan menjadi ciptaanKu yang paling dihormati karena darinya akan lahir pembesar dan penguasa bumi." (Puan artinya "Yang Dihormati")
Malaikat itu menyentuh dagunya....
"Tuhan, Engkau buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya."
"Itu bukan lelah atau rapuh...itu Air Mata", jawab Tuhan.
"Untuk apa?" tanya malaikat,
Tuhan melanjutkan, "Air Mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan,cinta,kesepian,penderitaan dan kebahagiaan."
"Engkau memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaanMu ini akan sungguh menajubkan!" seru Malaikat.
Tuhan tersenyum, kataNya "Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona bagi laki laki. DIa dapat mengatasi beban bahkan laki-laki. Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri. Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit. Mampu bernyanyi saat menangis, menangis saat terharu, terharu saat tertawa, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainnya. Dia tidak menolak kalo melihat yang lebih baik. Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat."
-CINTA TANPA SYARAT-
"Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang. Dian girang dan bersorak saat melihat temannya tertawa. Dia begitu bahagia mendengar kelahiran. Hatinya begitu sedih saat mendengar berita sakit dan kematian. Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup, dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka."
Tuhan terdiam sejenak, lalu Dia berkata "hanya satu kekurangan dari Wanita, "DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA...."



Wednesday, July 25, 2007

BREAD - AUBREY

Song Title: Bread - Aubrey
Album : Anthology Of Bread

And Aubrey was her name,
A not so very ordinary girl or name.
But who's to blame?
For a love that wouldn't bloom
For the hearts that never played in tune.
Like a lovely melody that everyone can sing,
Take away the words that rhyme it doesn't mean a thing.

And Aubrey was her name.
We tripped the light and danced together to the moon,
But where was June.
No it never came around.
If it did it never made a sound,
Maybe I was absent or was listening to fast,
Catching all the words, but then the meaning going past,

But God I miss the girl,
And I'd go a thousand times around the world just to be
Closer to her than to me.

And Aubrey was her name,
I never knew her, but I loved her just the same,
I loved her name.
Wish that I had found the way
And the reasons that would make her stay.
I have learned to lead a life apart from all the rest.
If I can't have the one I want, I'll do without the best.

But how I miss the girl
And I'd go a million times around the world just to say
She had been mine for a day.

note: maknanya dalemmmmm..sedalem sumur....hihihiih!

Sunday, July 22, 2007

5cm


Salah satu buku yang menarik dan sangat layak untuk dibaca. Buku keluaran Grasindo ini sudah sampai cetakan ke delapan, tentunya hal ini menunjukkan bahwa buku ini bener bener bagus. Penulisnya sendiri "Donny Dhirgantoro" ingin menunjukkan melalui bukunya ini tentang bagaimana sebuah persahabatan itu dibangun, bagaimana masing-masing dari kita perlu bermimpi dan berani bermimpi, bukan sebagai pemimpi.

Dalam 5cm ini menceritakan 5 orang sahabat, dimana masing masing dari mereka memiliki karakter sendiri sendiri, mereka saling mengerti dan menerima apa yang dimiliki oleh masing masing pribadi sahabatnya, saling menerima, mengerti, dan memahami, pada intinya mereka tidak takut untuk menjadi dirinya sendiri. Persahabatan selama tujuh tahun membuat mereka saling memiliki, mereka selalu bereksperimen tentang apa saja yang mereka temui, dengan hal hal yang konyol. Mereka adalah Genta sosok seorang yang menjadi panutan dari kelompoknya, serius, pintar, pecinta alam sejati, dan humoris. Riani wanita yang mempunyai cita cita bekerja di stasiun televisi, pintar, cantik dan smart. Arial satusatunya yang berperawakan tinggi atletis, karena doyan banget sama yg namanya olahraga, pecinta kerapian, irit, pokonya irit sampe ngomong aja irit banget. Zafran penyair sableng, ceking ramping, seniman banget penampilannya, vokalis band adadeh(gatau nama bandnya)doyan banget bikin puisi, selalu sok roman. Ian si tambun yang kocak, pinter nyanyi tapi belum lulus kuliah sendiri, doyan makan menu utamanya adalah "Mie".

Kelima sahabat tadi selalu bareng dari sma sampe kelar kuliah, dimana suatu hari karena terdorong rasa bosan satu sama lain, mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi dan bertemu satu sama lain setelah tiga bulan. Selama tiga bulan ini terjadi banyak sekali peristiwa pada masing masing dari mereka, yang membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya. Pertemuan setelah tiga bulan ini yang dirayakan dengan penuh rasa rindu yang akhirnya terjadi dan dirayakan dengan sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan yang penuh dengan keyakinan, mimpi, cita-cita, dan cinta. Perjalanan yang akan mengubah mereka menjadi manusia sesungguhnya, bukan seonggok daging yang bisa berbicara, berjalan dan punya nama.

Bacaan ini mempunyai makna, bahwa apa yang kita impikan semuanya dapat kita wujudkan, kita yakin bahwa kita bisa, kita sadar kita diberi kemampuan untuk mewujudkan semuanya, yang kita butuhkan untuk sebuah mimpi adalah kepercayaan bahwa kita bisa mewujudkannya.